DIMASA PANDEMIK, ORANG TUA DITEKANKAN UNTUK MENJADI PENDIDIK YANG PERTAMA DAN UTAMA

BAUBAU - Dimasa pandemik Covid-19, pemerintah tekankan agar orang tua dapat menjadi pendidik yang pertama dan utama bagi anak-anaknya. Hal ini disampaikan oleh Bunda PAUD kota Baubau Wa Ode Nursanti Monianse, S.Pd., melalui sambutannya saat mebuka dengan resmi Seminar Virtual Kelas Orang Tua Berbagi tingkat Propinsi Sulawesi Tenggara di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Baubau Sabtu, (24/10/2020).

Wa Ode Nursanti mengungkapkan, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 mewajibkan kegiatan pembelajaran dilakukan di rumah. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat edaran Menteri Pendidikan Nomor 4 tahun 2020. “Hal ini mengakibatkan anak akan belajar dari rumah dan orang tua harus mendampingi anaknya dalam proses belajar tersebut”, ujarnya.

Meski demikian, Wa Ode Nursanti menyadari, diawal penerapan kebijakan tersebut banyak orang tua, guru dan siswa merasa bingung. Pasalnya, mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan dalam memenuhi kebutuhan proses belajar mengajar. Ia juga menyadari, banyak orang tua yang merasa kesulitan dalam mendampingi anaknya selama belajar dari rumah. Menurutnya, kesulitan tersebut disebabkan tidak adanya kesiapan orang tua.

“Menjadi orang tua merupakan profesi yang sangat penting dan berharga namun belum tersiapkan. Akibatnya, praktek dalam pengasuhan sering terjadi hal-hal yang tidak mendukung dalam penanaman nilai-nilai karakter yang baik sebagai pendukung kehidupan anak dimasa yang akan datang”, ungkapnya.

Bunda PAUD yang juga istri Wakil Wali Kota Baubau ini menambahkan, kondisi Covid-19 merupakan momentum untuk mempertegas tentang perlunya penguatan kemitraan serta keselarasan peran dan fungsi tiga pusat pendidikan. Yaitu, pemerintah dengan pendidikan Formalnya, Keluarga sebagai pendidikan Informal dan Masyarakat dengan pendidikan non formalnya.

“Ketiga unsur pendidikan ini harus dapat memastikan pelaksanaan belajar dari rumah tetap berlangsung sesuai kebutuhan dan perkembangan anak. Keterlibatan orang tua tidak hanya penting pada masa pandemik ini. Namun harus senantiasa terjadi pada kondisi apapun, karena orang tua sebagai penuntun, penyokong, pengajar dan teladan bagi anak-anaknya”, tandasnya.

Lebih lanjut Nursanti mengungkapkan, peran orang tua tersebut dapat dilakukan dengan baik, apabila orang tua memiliki kesiapan kompetensi pengasuhan dan pendidikan yang memadai. Namun ia menyadari, tidak semua orang tua memiliki kemampuan tersebut, sehingga sulit untuk mendampingi anaknya belajar dari rumah. Salah satu faktornya ialah karena terbangunnya pemahaman di masyarakat luas bahwa urusan pendidikan anak adadalah rananya lembaga pendidikan Formal.

“Beberapa tantangan riil orang tua dengan anak dalam proses belajar dari rumah antara lain, belum optimalnya sumber belajar yang dapat diakses dan banyak orang tua belum merasa siap dalam mendampingi anaknya untuk belajar dari rumah. Selain tu, minimnya ruang praktek belajar secara dairing untuk orang tua dalam mendampingi anaknya belajar dari rumah”, pungkasnya.

Seminar Virtual Kelas Orang Tua Berbagi tersebut diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP PAUD dan Dikmas) Propinsi Sulawesi Tenggara dengan tema "mempersiapkan anak usia dini untuk belajar".
 
Dalam seminar tersebut, Bunda PAUD Kota Baubau Wa Ode Nursanti Monianse, S.Pd., bertindak sebagai pembicara utama (Key Note Speaker). Seminar virtual ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menfasilitasi orang tua agar meningkatkan motivasi, pengetahuan dan keterampilannya dalam mendidik serta mengasuh anaknya, terutama pendampingan saat anak belajar dari rumah. (**)


Penulis            : RAZAK
Fotografer      : RAZAK
Redaktur        : MUH SAID IDU (Kabid IKP KOMINFO Baubau)
Produser         : DINAS KOMINFO BAUBAU
Penanggung Jawab : Drs. SADARMAN, M.Si (Kepala Dinas KOMINFO Baubau)
  • By Razak, S.Pd.
  • Senin 10 2020
  • 84
  • BERITA

Komentar

Media heading 5 hours ago / Reply

Donec id elit non mi porta gravida at eget metus. Fusce dapibus, tellus ac cursus commodo, tortor mauris condimentum nibh, ut fermentum massa justo sit amet risus. Etiam porta sem malesuada magna mollis euismod. Donec sed odio dui.



Tinggalkan Komentar

Mohon berkomentarlah dengan sopan dan santun serta tidak mengandung unsur SARA, isi komentar adalah tanggungjawab penulis komentar