WAWALI BAUBAU TEKANKAN SINERGITAS STAKEHOLDER UNTUK TANGGULANGI KEMISKINAN

BAUBAU - Mengingat penanggulangan kemiskinan merupakan amanat Undang-undang, maka Wakil Wali Kota (Wawali) Baubau La Ode Ahmad Monianse menekankan pentingnya sinergitas semua stakeholder dalam rangka menanggulangi kemiskinan di Kota Baubau.

Hal tersebut ia sampaikan melalui sambutannya pada rapat koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kota Baubau tahun 2020 di aula kantor Wali Kota Baubau Rabu, (25/11/2020).

La Ode Ahmad Monianse menjelaskan, penanggulangan kemiskinan termuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Baubau. Selain itu, penanggulangan kemiskinan juga merupakan salah satu tolak ukur terhadap keberhasilan dalam periode kepemimpinan.

“Bahkan isu kemiskinan telah menjadi kesepakatan Internasional Sustainable Development Goals (SDGs) dunia tanpa kemiskinan. Bahkan bapak Presiden Joko Widodo mengamanatkan Indonesia tanpa kemiskinan ekstrim 2024”, ujarnya.

Ditambahkan, hal tersebut dapat terwujud jika semua komponen dapat bersama-sama serta bahu membahu untuk merealisasikan tujuan tersebut. Ia juga menjelaskan, tujuan dari tim koordinasi penanggulangan kemiskinan tersebut ialah untuk tercapainya target pelaksanaan program, kebijakan anggaran, dan regulasi dalam penanggulangan kemiskinan di Kota Baubau.

“Jadi kita telah di amanatkan oleh konstitusi agar tim ini bersama-sama secara sinergi untuk merumuskan langkah-langkah konkret yang akan dicapai. Tentunya masing-masing kita punya tupoksi yang berbeda namun kita harus mempunyai satu panduan yang sama”, imbuhnya.

Lebih lanjut La Ode Ahmad Monianse mengungkapkan, langkah awal yang harus dilakukan dalam tim koordinasi tersebut ialah pemetaan penduduk miskin yang akurat/pembenahan data. Untuk itu ia berharap agar semua pihak terkait dapat melengkapi data-data yang dibutuhkan demi tercapainya tujuan tersebut.

“Saya kira kita bisa menggunakan induk data kita dari BPS, nanti kemudian para camat melakukan validasi dan verifikasi di wilayah masing-masing. Sehingga semua OPD dapat menggunakan data ini untuk menyasar target yang tepat”, tuturnya.

La Ode Ahmad Monianse percaya jika masing-masing Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) memiliki data yang jelas maka penanggulangan kemiskinan di Baubau lebih cepat dituntaskan. Ia juga mengungkapkan, ada empat langkah strategis yang harus dilakukan untuk menyelesaikan masalah kemiskinan di Baubau.

“Yang pertama ialah kita harus mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin. Yang kedua adalah meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin dengan memberikan bantuan sarana produksi. Yang ketiga adalah pengembangan dan menjamin keberlanjutan usaha mikro dan kecil. Dan yang ke empat adalah sinergitas kebijakan dan penanggulangan kemiskinan”, pungkasnya. (**)


Penulis         : RAZAK
Fotografer   : ANJAR
Redaktur    : MUH SAID IDU (Kabid IKP KOMINFO Baubau)
Produser     : DINAS KOMINFO BAUBAU
Penanggung Jawab : Drs. SADARMAN, M.Si. (Kepala Dinas KOMINFO Baubau)

  • By Razak, S.Pd.
  • Jumat 11 2020
  • 60
  • BERITA

Komentar

Media heading 5 hours ago / Reply

Donec id elit non mi porta gravida at eget metus. Fusce dapibus, tellus ac cursus commodo, tortor mauris condimentum nibh, ut fermentum massa justo sit amet risus. Etiam porta sem malesuada magna mollis euismod. Donec sed odio dui.



Tinggalkan Komentar

Mohon berkomentarlah dengan sopan dan santun serta tidak mengandung unsur SARA, isi komentar adalah tanggungjawab penulis komentar