TIM TERPADU KEAMANAN PANGAN KOTA BAUBAU GELAR SIDAK JELANG IDUL FITRI

BAUBAU - Pemerintah Kota Baubau melalui tim terpadu Keamanan Pangan yang terdiri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menggelar Inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah pusat perbelanjaan, Selasa (4/5/2021).

Kepala Disperindag Kota Baubau H. La Ode Ali Hasan, SE., M.Si. saat ditemui diruang kerjanya usai pelaksanaan Sidag tersebut menjelaskan, pelaksanaan Sidak pada sejumlah pusat perbelanjaan tersebut guna mengantisipasi adanya penjualan bahan-bahan makanan yang sudah tidak layak konsumsi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

H. La Ode Ali Hasan juga menuturkan, dalam pelaksanaan sidak tersebut, pihaknya telah menemukan sejumlah bahan makanan yang sudah menghampiri masa kedaluwarsa. Untuk itu, pihaknya langsung mengamankan bahan-bahan makanan tersebut sekaligus memberikan teguran lisan kepada pemilik toko.

“Kami langsung memberikan teguran kepada para pemilik toko terkait dengan apa yang sudah kami temukan dalam Sidag itu. Dan Ini merupakan suatu pembelajaran bagi para pedagang, terutama toko-toko yang menjual bahan makanan agar lebih memperhatikan lagi kelayakan barang yang mereka jual,” tuturnya.

Namun H. La Ode Ali Hasan percaya, apa yang menjadi temuan dalam Sidag tersebut bukanlah unsur kesengajaan dari para pemilik toko untuk menjual barang-barang yang sudah tidak layak. Pasalnya, berdasarkan penjelasan pemilik toko, barang-barang tersebut tidak sengaja disimpan di tempat pajangan.

“Tapi ini sebetulnya hanya beberapa bahan saja yang menurut penjelasan para pemilik toko barang-barang tersebut tidak sengaja disimpan di tempat pemajangan. Dan ini belum memasuki masa kedaluwarsa, namun akan memasuki masa kedaluwarsa dalam beberapa hari lagi,” ujarnya.

Meski demikian, H. La Ode Ali hasan menekankan, agar hal tersebut tidak terulang kembali. Pasalnya, pihaknya merasa khawatir akan adanya pemanfaatan momen Idul Firi dengan menjual bahan-bahan makanan yang sudah kedaluwarsa dan tidak layak konsumsi. Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan Sidak hingga akhir Ramadhan.

“Kami sudah memberikan peringat kepada pemilik toko agar hal itu tidak terulang lagi. Karena kami khawatir jangan sampai situasi menjelang lebaran ini, di mana masyarakat kita berbondong-bondong untuk belanja kebutuhan makanan, kue dan parsel lebaran dimanfaatkan oleh oknum pedagang yang curang,” tukasnya.

Untuk itu, H. La Ode Ali Hasan menghimbau kepada masyarakat, agar dalam berbelanja selalu berhati-hati dengan memperhatikan secara detail tanggal kedaluwarsa dari bahan-bahan yang di beli tersebut. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan akan adanya oknum pedagang yang curang dengan memanfaatkan momen Ramadhan dan Idul Fitri untuk menjual barang-barang yang sudah kedaluwarsa dan tidak layak konsumsi.

“Kami juga himbau kepada masyarakat agar tidak perlu memborong barang-barang secara berlebihan. Karena ketersediaan bahan-bahan pokok yang ada di toko-toko maupun gudang-gudang dari para distributor itu cukup tersedia. Dan ini dimaksudkan agar jangan terjadi kepanikan pasar, karena kalau terjadi kepanikan pasar maka akan memicu kenaikan harga,” pungkasnya. (**)


Penulis         : RAZAK
Fotografer   : FOTO ISTIMEWA
Redaktur    : MUH SAID IDU (Kabid PIK KOMINFO Baubau)
Produksi      : DINAS KOMINFO BAUBAU
Penanggung Jawab : LAODE DARUSSALAM, S.Sos., M.Si. (Plt. Kepala Dinas KOMINFO Baubau)

  • By Razak, S.Pd.
  • Rabu 05 2021
  • 219
  • BERITA

Komentar

Media heading 5 hours ago / Reply

Donec id elit non mi porta gravida at eget metus. Fusce dapibus, tellus ac cursus commodo, tortor mauris condimentum nibh, ut fermentum massa justo sit amet risus. Etiam porta sem malesuada magna mollis euismod. Donec sed odio dui.



Tinggalkan Komentar

Mohon berkomentarlah dengan sopan dan santun serta tidak mengandung unsur SARA, isi komentar adalah tanggungjawab penulis komentar